Atletico tak putus harapan menjuarai Liga Champion

Sepak terjang klub Atletico Madrid saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata dan dianggap enteng. Klub yang dahulu dikategorikan sebagai klub biasa biasa saja yang memiliki prestasi datar itu kini telah berubah wujud menjadi salah satu klub raksasa terbaik di Eropa yang patut diperhitungkan. Tengok saja, hanya dalam waktu tiga musim terakhir ini klub berjulukan Los Rojiblancos itu sukses menampilkan performa luar biasa dan berhasil menunjukkan taringnya di dua partai final Liga Champion.

saul-niguez-atletico-madrid-bayern-munich_3456448

Namun sayangnya, dalam dua kesempatan yang menjadi tiket emas bagi Atletico Madrid untuk menjadi juara Liga Champion tampaknya belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Atletico. Taring mereka berhasil dipatahkan oleh rival lawan sekotanya, Real Madrid, di dua final tersebut. Alhasil, angan angan Atletico untuk membawa pulang piala Si Kuping Besar itu harus kandas di tengah jalan. Namun kekalahan menyakitkan tersebut tak lantas membuat klub tersebut menyerah putus harapan begitu saja. Keinginan Atletico untuk menjuarai Liga Champion masih kuat dan menggebu gebu.

Setidaknya hal itulah yang disampaikan oleh Fernando Tores, pemain striker yang mewakili Atletico dalam menyampaikan optimisme klubnya untuk menjadi juara Liga Champion. “Kami akan bangkit dan kembali bekerja keras lebih dari sebelumnya agar bisa mengangkat trofi tersebut untuk fans kami, dan itulah yang harus kami lakukan”, ujar sang pemain menyampaikan optimismenya.

Yuk Join disini untuk bursa taruhan bola–> viralbola.com/bursataruhanbolaindonesia-bbm-593cdd2f/

Advertisements

Everton berhasil temukan pengganti Stones

Setelah terdengar kabar angin yang mengatakan bahwa Stones ingin hengkang dari klub yang bersarang di Goodison Park itu, tampaknya Everton harus segera bersiap siap mencari pengganti sang pemain. Hal ini terlihat dari gigihnya Everton dalam berburu pemain pengganti Stones dengan menggebu gebu. Salah satu pemain yang masuk dalam pindaian radar klub itu adalah seorang pemain bek tangguh Napoli, Kalidou Koulibaly. Everton diberitakan sudah menyiapkan dana besar untuk menebus pemain yang berusia 25 tahun itu.

Koulibaly-619286

Tak tanggung tanggung, jumlah uang yang digelontorkan oleh klub Everton demi mendapat tanda tangan Koulibaly mencapai 55 juta euro atau setara dengan 792 milliar rupiah. Otomatis, jumlah tawaran luar biasa ini mematahkan tawaran klub saingan Chelsea, yang juga ngotot ingin mendapatkan Koulibaly. Chelsea menawarkan 45 juta euro, atau setara 648 milliar rupiah.  Di sisi lain, hengkang nya pemain Stones tengah dinanti oleh klub Manchester City, yang memang juga sudah mengincar Stones.

Kemungkinan tawaran dari Everton lah yang akan diterima oleh Napoli. Untuk mengantisipasi hilangnya Koulibaly, Napoli juga tengah mencari pemain substitusi. Salah satunya adalah nama Nikola Maksimovic dari Torino.

Cicinho dicengkeram ketergantungan Alkohol

Setelah lama tak mendengar kabar pemain mantan klub Real Madrid, Cicinho, khalayak bola mania tiba tiba dikejutkan oleh berita mengenai dirinya, yang sayangnya beraroma negatif. Pengakuan Cicinho kepada publik cukup mengejutkan. Ia kini berada dibawah cengkraman ketagihan alkohol dan sulit lepas dari kebiasaan buruk yang satu ini. Pria berkebangsaan Brasil yang pernah menjadi pemain belakang AS Roma itu mengatakan bahwa ia sudah kecanduan alkohol sedemikian parah, sehingga tak cukup hanya dengan minum segelas atau dua gelas minuman beralkohol.

2-cicinho

Cicinho mengatakan bahwa kecanduannya pada alkohol ini sudah terjadi sejak ia berseragam AS Roma, dan jika dihitung secara waktu, ia sudah bersama klub tersebut selama lima musim. Jadi bisa dikatakan sudah cukup lama Cicinho sudah terjerat ketagihan minuman beralkohol itu. Banyak pihak yang prihatin pada situasi yang dialami Cicinho tersebut, dan tak sedikit yang menyarankannya untuk berhenti minum alkohol. Namun ia mengaku masih sangat sulit menghilangkan kebiasaan buruk itu.

“Saya tidak hanya meminum satu atau dua gelas. Orang orang mengatakan kepada saya ‘jika anda tidak berhenti, Anda dapat mati’. Saya pergi ke Trigoria (tempat latihan Roma) dan saya berlatih. Namun pada hari pertandingan saya tidak dapat turun. Jadi saya kembali ke rumah dan menghabiskan waktu dengan minum minum”, ujar Cicinho.